https://www.tiktok.com/@mebisocom/video/7369154353745251585
Resep ini menghasilkan roti tawar dengan tekstur yang lembut dan serat yang bagus.
Bahan-bahan:
| Kategori | Bahan | Jumlah | Catatan |
| Bahan Kering | Tepung terigu protein tinggi | 300 gram | Penting untuk tekstur roti yang bagus |
| Gula pasir | 40 – 50 gram | Sesuai selera | |
| Ragi instan | 1 sendok teh (sdt) | Pastikan ragi masih aktif | |
| Susu bubuk (opsional) | 1 sendok makan (sdm) | Untuk menambah kelembutan dan rasa | |
| Garam halus | 1/2 sdt | ||
| Bahan Cair | Air dingin/Air es/Susu cair dingin | 180 – 200 ml | Jumlahnya bisa disesuaikan dengan kelembaban tepung |
| Bahan Akhir | Mentega/Margarin (suhu ruang) | 30 – 40 gram |
📝 Cara Membuat:
1. Persiapan Adonan (Pengulenan)
- Campur Bahan Kering: Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu, gula pasir, ragi instan, dan susu bubuk (jika menggunakan). Aduk rata.
- Tambahkan Bahan Cair: Tuang air dingin/susu cair sedikit demi sedikit sambil diuleni atau dimixer (menggunakan hook). Uleni hingga adonan mulai menyatu dan setengah kalis.
- Masukkan Garam & Mentega: Masukkan garam dan mentega/margarin. Uleni terus hingga adonan kalis elastis. Adonan kalis elastis artinya adonan mulus, tidak lengket di tangan, dan jika ditarik tipis tidak mudah robek (window pane stage).
2. Fermentasi Pertama (Pengembangan)
- Istirahatkan Adonan: Bulatkan adonan, letakkan dalam wadah yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup wadah dengan plastik wrap atau kain lembab.
- Diamkan: Biarkan adonan mengembang hingga dua kali lipat (sekitar 45-60 menit, tergantung suhu ruangan).
3. Pembentukan dan Fermentasi Kedua
- Kempiskan Adonan: Setelah mengembang, tinju adonan untuk mengeluarkan udara di dalamnya.
- Bentuk: Bagi adonan sesuai kebutuhan loyang. Untuk loyang roti tawar standar (ukuran 20×10 cm), biasanya cukup satu adonan.
- Gilas adonan memanjang.
- Gulung adonan dengan rapat dari ujung ke ujung, sambil dipadatkan.
- Masukkan ke Loyang: Letakkan adonan gulungan di dalam loyang roti tawar yang sudah diolesi mentega dan ditaburi sedikit tepung (atau dialasi kertas roti).
- Fermentasi Kedua: Tutup loyang dengan penutup loyang atau kain. Diamkan kembali hingga adonan mengembang dan memenuhi sekitar 80-90% loyang (sekitar 30-45 menit).
4. Pemanggangan
- Panaskan Oven: Panaskan oven hingga suhu $180^\circ \text{C}$.
- Panggang: Panggang roti tawar selama kurang lebih 30-45 menit, atau hingga permukaannya berwarna cokelat keemasan.
- Tips: Jika loyang Anda memiliki penutup, pasang penutupnya sebelum dipanggang untuk mendapatkan bentuk kotak sempurna.
- Dinginkan: Segera keluarkan roti dari loyang setelah matang. Letakkan roti di atas rak pendingin (cooling rack) dan biarkan hingga dingin sempurna sebelum dipotong.
💡 Tips Agar Roti Tawar Berhasil:
- Ragi Aktif: Pastikan ragi instan Anda masih aktif. Anda bisa mengujinya dengan mencampurkan ragi, sedikit gula, dan air hangat. Jika berbusa dalam 5-10 menit, ragi aktif.
- Air Dingin/Es: Menggunakan air dingin atau air es membantu mencegah ragi bekerja terlalu cepat saat proses pengulenan, sehingga memberikan waktu lebih untuk pembentukan gluten yang sempurna.
- Kalis Elastis: Ini adalah kunci kelembutan. Uleni adonan sampai benar-benar kalis elastis.
- Waktu Fermentasi: Waktu fermentasi bisa bervariasi tergantung suhu. Patokan utama adalah adonan mengembang menjadi dua kali lipat (fermentasi pertama) dan mengisi loyang (fermentasi kedua), bukan hanya patokan waktu.
Selamat mencoba!